Untuk kita yang telah lama bersama
-semoga kita terus ada dalam lindungan-Nya-
Semoga ketika kita saling membaca ini rangkaian kata, kita sedang ada dalam tawa, tawa dalam empat puluh delapan kepala yang berbeda.
“IPS dua…..” dengan tangannya yang mengudara atau menapak meja dan tatapannya yang tak lagi asing bagi kita. Pertama, berterimakasihlah pada dia guru akuntansi kita tercinta karena hatinya yang penuh neraca akhirnya di sinilah kita dengan ijazah dan kesempatan berkuliah. Keluargaku, bisakah kalian aku sebut keluargaku? Aku pikir kita telah menyatu. Dua tahun di tiap Senin hingga sebagian Sabtu dan sedikit Minggu kita saling bertemu. Serta merta dua tahun yang lalu kita dipertemukan dalam satu perkumpulan, meskipun beberapa dari kita memasuki perkumpulan ini dengan susah payah, melawan regulasi yang sudah ada (baca: pindah kelas). Namun percaya atau tidak, kejadian ini telah tertulis di kitab nasib kita masing-masing nun jauh di langit sana. Oh ya! Kebetulan yang kita punya bersama, kita punya dua wali yang matanya berapi-api; Sensei Djeje dan Ibu Yani Excellent-i. Kisah kita bagimana? Gali memori kepala sendiri, kita mempunyai data yang berbeda tapi tetaplah sebuah cerita di naungan IPS 2 (2011). Kapan cerita kita tamat? Tak tahu, mungkin tak ada.
Wassalam; Saya suka menjadi bagian dari ‘kita’.